ikan mujairPara pemancing tentu sudah tidak asing mendengar nama Ikan Mujair,ikan yang konon berasal dari Benua Afrika ini sangat Populer di indonesia.Ikan yang bernama ilmiah Orèochròmìs Mòssàmbicus di kenal sebagai ikan konsumsi yang kaya akan Gizi,tidak salah jika Ikan Mujair memiliki nilai jual di pasaran
Ikan Mujair merupakan ikan air tawar yang punya kemampuan beradaptasi di air Payau bahkan air yang mengandung kadar garam yang cukup tinggi,berbeda dengan kerabatnya Ikan Nila (Orèochròmis nilòticùs) yang lebih umum di temukan di waduk dan sungai air tawar
Bagi sebagian petani Tambak ikan mujair di anggap ikan Invasi atau ikan yang menjadi hama karna keberadaan ikan yang dapat berkembang cukup cepat ini dapat mengganggu keberadaan bibit ikan dan Udang yang sengaja di kembang biakan oleh petani tambak,tidak salah banyak petani tambak memperbolehkan para para pemancing untuk memancing ikan yang terkenal sangat gurih

Memancing ikan mujair tidak sulit,secara teknik sama seperti memancing Ikan-ikan lain pada umumnya,seperti biasa yang perlu di persiapkan adalah Alat Memancing berupa Joran/Stick dengan ukuran standar +2-3m bisa memakai Joran jenis Tegeg atau Spining (joran yang di lengkapi dengan Reelsheat) dan untuk Kenur atau Senar pancing bisa menggunakan yang punya daya beban 10Lbs atau 5Kg+.
Untuk jenis kail bisa menggunakan kail Carbon pioneer no:7-8,berdasarkan pengalaman lebih enak jika ujung agak di bengkokkan kesamping agar mengurangi resiko ikan lepas dari mata kail,
Untuk rangkaian gunakan rangkaian kumis bisa berisi 2-3kail dengan selisih jarak yang tidak bersinggungan,untuk teknik bisa menggunakan teknik mancing dasaran atau memakai pelampung dengan jarak kail 20cm dari dasar air,memancing ikan mujair ada baiknya tiap saat menggoyang-goyangkan ikan,hal ini untuk menarik perhatian IkanUmpan yang umum di gunakan yaitu Cacing,Udang kecil dan Lumut sawah umpan tersebut di kenal ampuh untuk umpan ikan mujair,jika memancing di Air tawar umpan lumut lebih jitu (berdasarkan pengalaman pribadi) untuk umpan Udang biasanya menggunakan jenis Udang Rebon yang terdapat di saluran air pertambakan.

Mengingat Ikan Mujair aktiv di siang hari (diurnal) ada baiknya memancing mujair di lakukan di pagi hari atau sorehari dan di saat cuaca tidak terlalu terik,untuk lokasi bisa di Waduk,Sungai,Muara dan Area pertambakan yang terdapat tanda-tanda keberadaan ikan mujair berupa sarang Mujair berbentuk lubang terbuka di dasar air,atau di tandai dengan keberadaan ikan mujair kecil yang berkelompok,

mancingItu dulu yang dapat saya tulis,semoga tulisan singkat ini dapat memberi manfaat,
Dan jangan lupa untuk tetap menjaga dan melestarikan Perairan agar jenis-jenis satwa Aquatic semakin berlimpah

Salam Wildlife